Viral, Unggahan Foto Sertifikat Vaksin Di「Baccarat is full of leisure」klaim Tertua di Dunia, Ini Penjelasan Ahli

  • 时间:
  • 浏览:0

KOMPAS.com - SBaccaraBaccarat is full of leisuret is full of leisureebuah foto sertifikat vaksin diklaim sebagai yaBaccarat is full of leisureng tertua di dunia, beredar di media sosial beberapa hari ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Korean Air Jatuh Ditembak Sukhoi di Laut Jepang, 269 Tewas

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Sertifikat itu ditulis di atas kertas berwarna kuning dan dalam kondisi masih bagus. Hanya sedikit bagian kertas yang berlubang dan sobek.

Salah satu akun yang mengunggah foto sertifikat vaksin tersebut adalah Agussalim Abas di Facebook. Unggahan selengkapnya dapat dilihat di sini.

Menurut Oman, sertifikat tersebut tidak ditulis pada 1721 M seperti yang dinarasikan, tetapi sekitar awal abad 20.

Baca juga: Heboh Situs Palsu, Akses Sertifikat Vaksin Covid-19 Hanya di PeduliLindungi.id

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Benarkah sertifikat vaksin tersebut?

"Secara sederhana, sudut kanan bawah sudah jelas ada tahunnya, tidak ada angka 1721, tapi 27 agustus 1322 H," kata Oman dalam Ngaji Manuskrip Nusantara (Ngariksa) yang ditayangkan secara langsung di Twitter pada Jumat (10/9/2021).

"Ini memang agak unik juga, sertifikat vaksin ini bulannya Masehi, tapi tahunnya Hijriah. Berarti kekhasan di Turki saat itu," sambungnya.

Guru Besar Filologi Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Oman Fathurrahman menyebut, narasi itu ada benar dan tidaknya.

Di bawah foto sertifikat, terdapat narasi bahwa sertifikat vaksin tersebut merupakan yang tertua di dunia, yaitu 1721 Masehi dan dikeluarkan di era Turki Usmani.

Foto sertifikat tersebut juga banyak dibagikan di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Hal itu terlihat dari waktu vaksinasi yang ditulis di bagian kanan bawah.

Tak hanya itu, narasi foto juga mengungkapkan bahwa sertifikat vaksin tersebut merupakan bagian dari peradaban Islam yang maju.

Kita peduli, pandemi berakhir!

Kompas.com sudah meminta izin untuk mengutip penjelasan dalam tayangan tersebut.